all about electricity (indonesia)

E-Books

                   

      Handbook of Power System Engineering 

      ASIN / ISBN-10: 0470027428

      by: Yoshihide Hase 

      Power System Stability and Control (The Electric Power Engineering)

      by: Leonard L. Grigsby (Editor) 

      ASIN / ISBN-10: 0849392918

          Power System Protection

          by:  

          ASIN / ISBN-10: 0852968345

    Comments on: "E-Books" (10)

    1. ada arsip tentang automatic transfer switch tidak??
      kalo ada tolong dikirim via email ke aphanelo@yahoo.com
      Terima Kasih.

    2. untuk freddy dan teman2 yang lain,

      ebooks yang ada disini sebenarnya hanya contoh/sample, ebooks yang lain sudah sangat banyak yang beredar di internet. salah satu situs favorit saya adalah gigapedia.org, disitu rekan2 akan banyak menemui berbagai jenis buku.

      thanks.

    3. gimana kabarnya grati?

    4. agung sarwono said:

      Yth Bpk Imaduddin,
      Perkenankan saya menanggapi masalah mengapa harus pakai conjugate pada vektor arus pada saat menghitung daya, yaitu S = V I*, jawabnya sederhana dan bertujuan praktis. Demikian pak, sebagaimana kita ketahui pada umumnya sifat beban pembangkit adalah induktif yang mempunyai vektor arus arah negatif (lagging pf). Lha dengan diconjugate beliau akan menjadi positif, sehingga hasil perkalian dengan vektor tegangan akan menghasilkan nilai positif (S +, P + dan Q +). Hal inilah yang menggambarkan kondisi penugasan sebenarnya dari suatu pembangkit, yaitu menghasilkan daya semu, nyata dan reaktif. Kalau menghasilkan logikanya bertanda positif, P+, S+ dan Q+ dan sebaliknya kalau menerima (motoring/reverse power) tanda berbalik menjadi negatif, misalnya P-, S-,Q-. Hal ini juga mendasari mengapa tanda “male” diberi coret positif di ekornya untuk menandai daya aktif mengalir keluar pembangkit (P+) dan daya reaktif induktif (Q+) diberi juga coret positif di tanda “female” yang artinya pembangkit pada saat itu mengirim atau melayani daya reaktif induktif (over excited). Demikian, semoga bermanfaat. Salam. Agung Sarwono EL ITB 77.

      • Terima kasih pak Agung untuk sharingnya.

        Memang benar, pada umumnya pembangkit listrik (produsen) selain menghasilkan MW juga menghasilkan MVAR untuk melayani kebutuhan daya reaktif konsumen.

        Sekalian mohoh diperkenankan, saya tempel sharing dari bapak di tulisan “Kenapa Harus Ada Tanda Conjugate pada Rumus Daya Kompleks.”

    5. tolong dong pak,bantuin gimana caranya menganalisa kinerja automatic transfer switch (ATS) mohon bantuannya?

    6. kak, ada contoh mengenai aliran daya 4 pembangkit dengan metode gauss saideal ga???tolong kirimkan ke email saya dunk….di jho_b4k3n@yahoo.com

    7. kak,, saya sedang mnulis laporn..

      saya mau tanya..
      bgaimna proses kerja Auto Transfer Switch (ATS).?
      dan bagaimna koordinasinya dengan auto mains failure (AMF).?

      sblumnya saya ucpkantrimakasih atas bantuannya..

    8. Assalamualaikum Mas Imaduddin
      Salam kenal.. saya Budi.. saya butuh profile PLTG/PLTGU Grati mengenai:
      1. Berapa blok yang saat ini beroperasi?
      2. Berapa MW untuk masing-masing blok?
      3. Blok mana yang PLTG dan blok mana yang PLTGU?
      4. Apakah ada rencana pengembangan pembangkit baru di Grati? apakah PLTG atau PLTGU?

      Demikian disampaikan, atas perhatian dan informasinya diucapkan terima kasih

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Awan Tag

    Nulis Apaan Aja Deh

    all about electricity (indonesia)

    %d blogger menyukai ini: