all about electricity (indonesia)

Seperti yang saya tulis setahun yang lalu, akhirnya proyek CNG Plant untuk memenuhi kebutuhan PLTG saat beban puncak (Peak Shaving) SJB selesai dibangun. Saya beruntung diundang hadir untuk ikut menyaksikan peresmiannya di PLTGU Grati, Pasuruan, Jawa Timur. Berita-beritanya di media cukup banyak, saya copaskan satu dari situs resmi PLN sbb:

PLN Operasikan CNG Plant Terbesar Di Dunia Untuk PLTGU Grati

PLN mengoperasikan Compressed Natural Gas (CNG) plant yang terbesar di Dunia dengan kapasitas 15 MMSCFD. CNG plant ini memiliki kemampuan menyalurkan gas untuk 3 unit gas turbin pembangkit listrik dengan total kapasitas 300 MW.

CNG PLTGU Grati

Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (dua dari kanan) didampingi Direktur Utama PT Indonesia Power, Djoko Hastowo (paling kiri), Direktur Utama PT PJB, Susanto Purnomo (dua dari kiri) dan Dirut PT Enviromate Technology International (ETI), Awi Suriyanto (paling kanan) berbincang saat meninjau lokasi CNG usai peresmian Compressed Natural Gas (CNG) Plant PLTGU Grati, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat, 14 Juni 2013.

PLTGU/PLTG Grati terdiri dari 2 blok yang saat ini mendapatkan suplai gas sebesar 90 BBTUD dari Santos melalui sumur Oyong dan Wortel. Suplai gas ini sanggup memasok 3 gas turbin (combined cycle) blok 1 masing-masing sebesar 100 MW. Sedangkan blok 2 (open cycle) berfungsi sebagai pemikul beban puncak (peaker) menggunakan bahan bakar HSD.

Dengan adanya CNG Plant (Compressed Natural Gas), maka PT Indonesia Power akan bisa mengoperasikan blok 2 sebagai pemikul beban puncak tanpa menggunakan BBM.

Biaya pokok produksi listrik menggunakan BBM sekitar 2.800 rupiah per kWh, sementara jika menggunakan CNG, BPP-nya hanya sekitar Rp1.000/ kWh. Dengan produksi listrik PLTG Grati Blok 2 selama 4 sampai 5 jam per hari yang berkisar 1.200 s/d 1.500 MWh, maka potensi penghematan akibat pengurangan BBM ini kurang lebih 1 triliun rupiah per tahun.

Pengunaan bahan bakar gas melalui Fasilitas CNG juga berdampak signifikan dengan lingkungan hidup. Sumbangan terhadap penurunan emisi dunia dari pengoperasian CNG Plant PLTGU Grati Blok 2 diestimasikan sebagai berikut : sekitar 254 ribu ton CO2 per tahun, 126,5 ton kadar SO2 per tahun dan 3.500 ton kadar NO2 pertahun. PLN saat ini juga membangun CNG untuk PLTGU Gresik, PLTGU Tambak Lorok dan PLTGU Muara Tawar.

Berita yang lain:

PERESMIAN CNG PLANT UBP PERAK & GRATI

RI Punya Penampung CNG Terbesar di Dunia

Indonesia Power Resmikan CNG Plant

PLN Resmikan CNG Terbesar Di Dunia

PLN Saves Rp1.7 Trillion from CNG Storage

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Nulis Apaan Aja Deh

all about electricity (indonesia)

%d blogger menyukai ini: