<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Imaduddin&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://imadudd1n.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadudd1n.wordpress.com</link>
	<description>all about electricity (indonesia)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2009 12:05:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Klasifikasi Bus oleh radian</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2009/09/06/klasifikasi-bus/#comment-161</link>
		<dc:creator>radian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 12:05:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=138#comment-161</guid>
		<description>assalam mas....
saya mau nanya ni....kalo  hubungan antara daya reaktif sama kestabilan tegangan itu gimana penjelasannya?? trims..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalam mas&#8230;.<br />
saya mau nanya ni&#8230;.kalo  hubungan antara daya reaktif sama kestabilan tegangan itu gimana penjelasannya?? trims..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kisah di Balik Pembangunan Sistem Tenaga Listrik Jawa Madura Bali 1971-1996 oleh Ivan</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/03/16/kisah-di-balik-pembangunan-sistem-tenaga-listrik-jawa-madura-bali-1971-1996/#comment-160</link>
		<dc:creator>Ivan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 06:00:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=21#comment-160</guid>
		<description>Dear Pak Imaduddin 
Saya sebagai OJT di PLN merasa malu. Ternyata banyak orang diluar PLN yang justru memahami sekali sistem dan atmospher kelistrikan di Indonesia. Kalo boleh tau , adakah milis yang membahas tentang update berita mengenai perkembangan terkini dari sistem kelistrikan ataupun pembahasan mengenai teori2 listrik.
Terima Kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pak Imaduddin<br />
Saya sebagai OJT di PLN merasa malu. Ternyata banyak orang diluar PLN yang justru memahami sekali sistem dan atmospher kelistrikan di Indonesia. Kalo boleh tau , adakah milis yang membahas tentang update berita mengenai perkembangan terkini dari sistem kelistrikan ataupun pembahasan mengenai teori2 listrik.<br />
Terima Kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Single Line Diagram Sistem Jawa Madura Bali oleh elgafitri</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/12/16/single-line-diagram-sistem-jawa-madura-bali/#comment-158</link>
		<dc:creator>elgafitri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 03:30:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=59#comment-158</guid>
		<description>ini dudin ya? ya ampuun.. lagi browsing ttg single line diagram 500 kV ternyata ketemunya temen sendiri :P

waktu itu kerja praktek di PLN p3B ya? mau doong.. liat laporan KP nya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini dudin ya? ya ampuun.. lagi browsing ttg single line diagram 500 kV ternyata ketemunya temen sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>waktu itu kerja praktek di PLN p3B ya? mau doong.. liat laporan KP nya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pasar Ketenagalistrikan – Struktur Pasar dan Operasi (2) oleh Robin Septavyn Sitanggang</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/06/14/pasar-ketenagalistrikan-%e2%80%93-struktur-pasar-dan-operasi-2/#comment-157</link>
		<dc:creator>Robin Septavyn Sitanggang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 07:50:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=27#comment-157</guid>
		<description>Terima kasih pak atas waktu luang bapak untuk berdiskusi..

Ya pak saya sepakat dengan pemakaian 1 ISO untuk 1 kontinen itu, apalagi kalau melihat sejarah birokrasi Indonesia yang &quot;kurang&quot; efektif. 
Andaikan kontinen = daerah = pulau
UU ketenagalistrikan bisa efektif atau tidak tergantung kesiapan kontinen masing - masing. Dan menurut saya dengan sudah terbiasanya Indonesia di layani oleh PLN, persiapan itu akan memakan waktu lama, entah jenis pasar apa yang maw dipakai.

Berarti lebih baik industri tidak menerima subsidi listrik pak?hehe..
bagaimana kalau investasi pembangkit terbaharukan yang di subsidi?
terima kasih pak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih pak atas waktu luang bapak untuk berdiskusi..</p>
<p>Ya pak saya sepakat dengan pemakaian 1 ISO untuk 1 kontinen itu, apalagi kalau melihat sejarah birokrasi Indonesia yang &#8220;kurang&#8221; efektif.<br />
Andaikan kontinen = daerah = pulau<br />
UU ketenagalistrikan bisa efektif atau tidak tergantung kesiapan kontinen masing &#8211; masing. Dan menurut saya dengan sudah terbiasanya Indonesia di layani oleh PLN, persiapan itu akan memakan waktu lama, entah jenis pasar apa yang maw dipakai.</p>
<p>Berarti lebih baik industri tidak menerima subsidi listrik pak?hehe..<br />
bagaimana kalau investasi pembangkit terbaharukan yang di subsidi?<br />
terima kasih pak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kenapa Jam Kerja Harus Diatur? Lebih Jauh dengan Daily Load Curve Sistem Tenaga Listrik Jawa Madura Bali oleh Muhammad Imaduddin</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/07/04/kenapa-jam-kerja-harus-diatur-lebih-jauh-dengan-daily-load-curve-sistem-tenaga-listrik-jawa-madura-bali/#comment-156</link>
		<dc:creator>Muhammad Imaduddin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 05:08:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=47#comment-156</guid>
		<description>Cost tambahan pada pabrik, itu hal yang relatif. Akan ada argumen, cost ini berpengaruh pada daya saing industri kita. Jawabannya harus dilihat secara global (dapatkan &lt;em&gt;global optima&lt;/em&gt;, hindari jebakan &lt;em&gt;local minima&lt;/em&gt;). 

Tanpa pengaturan/regulasi, beban sistem menjadi tidak terkendali. Jika sistem jatuh/collapse, secara nasional perekonomian akan  jatuh juga (tidak hanya industri). 

Tugas manajemen pabrik adalah menghitung &lt;em&gt;trade-off &lt;/em&gt;beroperasi sesuai SKB menteri atau menggunakan captive power dan beroperasi seperti sebelumnya (Senin-Jumat/Sabtu).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cost tambahan pada pabrik, itu hal yang relatif. Akan ada argumen, cost ini berpengaruh pada daya saing industri kita. Jawabannya harus dilihat secara global (dapatkan <em>global optima</em>, hindari jebakan <em>local minima</em>). </p>
<p>Tanpa pengaturan/regulasi, beban sistem menjadi tidak terkendali. Jika sistem jatuh/collapse, secara nasional perekonomian akan  jatuh juga (tidak hanya industri). </p>
<p>Tugas manajemen pabrik adalah menghitung <em>trade-off </em>beroperasi sesuai SKB menteri atau menggunakan captive power dan beroperasi seperti sebelumnya (Senin-Jumat/Sabtu).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pasar Ketenagalistrikan – Struktur Pasar dan Operasi (2) oleh Muhammad Imaduddin</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/06/14/pasar-ketenagalistrikan-%e2%80%93-struktur-pasar-dan-operasi-2/#comment-155</link>
		<dc:creator>Muhammad Imaduddin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 04:53:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=27#comment-155</guid>
		<description>Sebelumnya mohon maaf untuk rekan2 semua, minggu2 ini saya belum bisa banyak menulis, karena sedang terlibat dalam &lt;a href=&quot;http://esdm.go.id/siaran-pers/55-siaran-pers/2872-mendapat-pasokan-gas-bumi-pltgu-tanjung-priok-dan-pltgu-grati-hemat-rp-48-triliun.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;hal ini&lt;/a&gt;.

Pak Robin, terima kasih untuk diskusinya, memang hal ini sangat kontroversial, dengan pro dan kontranya.

Pendapat saya pribadi:
Dalam satu kontinen yurisdiksi, sebaiknya hanya ada 1 ISO. Malah kalau bisa, jika dalam 1 kontinen ada beberapa negara, ISO-nya satu saja. Kenapa? Terlalu banyak birokrasi (apalagi jika tiap provinsi membuat ISO sendiri2), membuat sistem cenderung tidak stabil karena tiap area akan berusaha mengamankan dirinya sendiri. Kita perlu belajar dari pengalaman blackout di kontinen Amerika Utara tahun 2003.

Untuk sistem electricity market, model hybrid kelihatannya lebih sesuai untuk di pulau Jawa. Namun perlu dicatat, selama dunia industri masih menikmati subsidi tarif listrik, biasanya mereka lebih memilih memakai listrik PLN  (atau system pool).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya mohon maaf untuk rekan2 semua, minggu2 ini saya belum bisa banyak menulis, karena sedang terlibat dalam <a href="http://esdm.go.id/siaran-pers/55-siaran-pers/2872-mendapat-pasokan-gas-bumi-pltgu-tanjung-priok-dan-pltgu-grati-hemat-rp-48-triliun.html" rel="nofollow">hal ini</a>.</p>
<p>Pak Robin, terima kasih untuk diskusinya, memang hal ini sangat kontroversial, dengan pro dan kontranya.</p>
<p>Pendapat saya pribadi:<br />
Dalam satu kontinen yurisdiksi, sebaiknya hanya ada 1 ISO. Malah kalau bisa, jika dalam 1 kontinen ada beberapa negara, ISO-nya satu saja. Kenapa? Terlalu banyak birokrasi (apalagi jika tiap provinsi membuat ISO sendiri2), membuat sistem cenderung tidak stabil karena tiap area akan berusaha mengamankan dirinya sendiri. Kita perlu belajar dari pengalaman blackout di kontinen Amerika Utara tahun 2003.</p>
<p>Untuk sistem electricity market, model hybrid kelihatannya lebih sesuai untuk di pulau Jawa. Namun perlu dicatat, selama dunia industri masih menikmati subsidi tarif listrik, biasanya mereka lebih memilih memakai listrik PLN  (atau system pool).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kenapa Jam Kerja Harus Diatur? Lebih Jauh dengan Daily Load Curve Sistem Tenaga Listrik Jawa Madura Bali oleh Robin Septavyn Sitanggang</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/07/04/kenapa-jam-kerja-harus-diatur-lebih-jauh-dengan-daily-load-curve-sistem-tenaga-listrik-jawa-madura-bali/#comment-154</link>
		<dc:creator>Robin Septavyn Sitanggang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 10:26:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=47#comment-154</guid>
		<description>Pak apakah sudah ada perhitungan, andaikan jam kerja pabrik diubah, berapa cost tambahan bagi pabrik tersebut?
terima kasih pak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak apakah sudah ada perhitungan, andaikan jam kerja pabrik diubah, berapa cost tambahan bagi pabrik tersebut?<br />
terima kasih pak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pasar Ketenagalistrikan – Struktur Pasar dan Operasi (2) oleh Robin Septavyn Sitanggang</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/06/14/pasar-ketenagalistrikan-%e2%80%93-struktur-pasar-dan-operasi-2/#comment-153</link>
		<dc:creator>Robin Septavyn Sitanggang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 10:15:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=27#comment-153</guid>
		<description>izin bertanya pak..
Saat ini usaha ketenagalistrikan di Indonesia (selain PLN dan anak2 perusahaannya)baru di bidang pembangkitan ya, itupun dengan syarat listrik yang dibangkitkan wajib dijual ke PLN?

Andaikan UU ketenaglistrikan ingin dijalankan secepatnya, dimana setiap daerah mempunyai wewenang untuk menetapkan kebijakan mengenai ketenagalistrikan di daerahnya, bagaimana dengan pulau jawa bali dimana sudah hampir 100% di monopoli oleh PLN?adakah peluang bagi kalangan usaha untuk memasuki bisnis ketenagalistrikan di wilayah itu?
Kalau menurut saya, untuk pulau - pulau lain yang belum terbentuk dominasi PLN, peluang itu sangat terbuka. 

menurut ketiga model yang bapak sebutkan tadi, ISO berperan di ketiganya. Sebaiknya kita menganut sistem hybrid, para pelaku industri haruslah menjalin kontrak bilateral, sedangka untuk rakyat biasa ISO mengambil peran sebagai operator. Lalu Apakah mungkin pak, ISO dibentuk oleh Pemda? 

Maaf pak, saya banyak bertanya. Jujur saya tertarik dengan ini.
terima kasih pak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>izin bertanya pak..<br />
Saat ini usaha ketenagalistrikan di Indonesia (selain PLN dan anak2 perusahaannya)baru di bidang pembangkitan ya, itupun dengan syarat listrik yang dibangkitkan wajib dijual ke PLN?</p>
<p>Andaikan UU ketenaglistrikan ingin dijalankan secepatnya, dimana setiap daerah mempunyai wewenang untuk menetapkan kebijakan mengenai ketenagalistrikan di daerahnya, bagaimana dengan pulau jawa bali dimana sudah hampir 100% di monopoli oleh PLN?adakah peluang bagi kalangan usaha untuk memasuki bisnis ketenagalistrikan di wilayah itu?<br />
Kalau menurut saya, untuk pulau &#8211; pulau lain yang belum terbentuk dominasi PLN, peluang itu sangat terbuka. </p>
<p>menurut ketiga model yang bapak sebutkan tadi, ISO berperan di ketiganya. Sebaiknya kita menganut sistem hybrid, para pelaku industri haruslah menjalin kontrak bilateral, sedangka untuk rakyat biasa ISO mengambil peran sebagai operator. Lalu Apakah mungkin pak, ISO dibentuk oleh Pemda? </p>
<p>Maaf pak, saya banyak bertanya. Jujur saya tertarik dengan ini.<br />
terima kasih pak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Lanjutan Contoh Penyelesaian Aliran Daya Listrik dengan Metode Newton-Raphson, Decoupled dan Fast Decoupled Load Flow (2) oleh Wira</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/12/30/lanjutan-contoh-penyelesaian-aliran-daya-listrik-dengan-metode-newton-raphson-decoupled-dan-fast-decoupled-load-flow-2/#comment-150</link>
		<dc:creator>Wira</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 04:24:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=68#comment-150</guid>
		<description>Mas...sy ada ngerjain aliran daya 3 fasa pada sistem distribusi dengan metode fast de coupled. sy mentok saat membuat programnya dengan matlab. bisa dibantu???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas&#8230;sy ada ngerjain aliran daya 3 fasa pada sistem distribusi dengan metode fast de coupled. sy mentok saat membuat programnya dengan matlab. bisa dibantu???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Single Line Diagram Sistem Jawa Madura Bali oleh yan w</title>
		<link>http://imadudd1n.wordpress.com/2008/12/16/single-line-diagram-sistem-jawa-madura-bali/#comment-148</link>
		<dc:creator>yan w</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 05:23:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://imadudd1n.wordpress.com/?p=59#comment-148</guid>
		<description>santok... bagus jugo nehh....
jadi inget pelajaran kuliah dulu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>santok&#8230; bagus jugo nehh&#8230;.<br />
jadi inget pelajaran kuliah dulu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
