About Me

 

YM : m_imdym

Komentar
  1. lukman mujahidin mengatakan:

    mas saya bekas orang perak, mau nanya, segala sesuatu tentanng rele diferensial pada trafo, sampai dengan settingnya,
    trus apa bedanya ground fault relay yang di pasang pada feeder dengan yang dipasang pada sisi netral trafo bersama dengan NGR

  2. Muhammad Imaduddin mengatakan:

    Apa kabar Lukman, sekarang di KP di bagian apa ya?

    Masalah rele diferensial, saya ngga terlalu mudeng. Tapi dari buku yang saya punya, rele ini berfungsi untuk melindungi trafo dari kegagalan didalam trafo itu sendiri (internal fault).

    The differential principle for transformer protection was introduced by connecting an inverse-time overcurrent relay in the paralleled secondaries of the current transformers (CT) [4]. The percentage-differential principle [5], which was immediately applied to transformer protection [4,6,7], provided excellent results in improving the security of differential protection for external faults with CT saturation.

    Jadi permasalahan di rele diferensial, kadang dia mendeteksi selain internal faults. Coba lihat di FTP ftp://192.168.107.14/files/Dokumen%20Lain/EBOOKS/Electric%20Power%20Transformer%20Engineering/9186_C018.pdf

    Mengenai ground fault relay di feeder sama yang di netral trafo, kelihatannya masing2 relay punya fungsi masing2. Salah satu kriteria relay yang baik, relay haruslah selektif. Artinya, misal gangguannya di feeder, maka harusnya yang diisolasi hanya di feeder.

  3. muthya mengatakan:

    mas saya boleh bertanya mengenai model perhitungan biaya pokok penyediaan tenaga listrik, atau punya data mengenai itu serta buku2 referensinya???mohon bantuannya.thnx b4

  4. Red mengatakan:

    Assalamualaikum ..

    Mas saya mau tanya cara menentukan Ukuran Kabel Feeder dari Gardu PLN ke Cubicle Incoming, apakah SSC harus 12,5KA atau dihitung berdasarkan beban trafo terpasang? dan cara menghitung SSC nya sam nggak dgn rumus SSC di TR?

    • Muhammad Imaduddin mengatakan:

      waalaikum salam,

      Saya mohon maaf tidak bisa memberikan jawaban, karena tidak tahu bagaimana kondisi sesungguhnya di gardu PLN dan cubicle incoming yang dimaksud. Salah satu Rule of Thumb dalam enjiniring adalah kita tidak boleh memutuskan sesuatu hanya berdasarkan kebiasaan, cek-ricek data aktual adalah hal yang wajib dilakukan.

      Tentang penentuan/sizing kabel, tentu saja kita harus melihat tabel kabel yang ada, disitu biasanya sudah komplet, untuk level tegangan berapa, underground/overhead, untuk beban berapa(MVA Trafo harus selalu > dari MVA Beban), kita tinggal pilih. Sedang SSC(mungkin maksudnya short circuit current / “Isc” ya), disimulasi aja di PowerWorld. Semoga bermanfaat.

  5. rullyfajri mengatakan:

    Asamualaikum wr wb, salam kenal Mas, Saya rully fajri, mahasiswa elektro arus kuat ITB, mas mohon sharing ilmunya…

  6. latip s mengatakan:

    permisi pak saya mau tahu lebih lanjut nih tentang load shedding ..

  7. abdul azim mengatakan:

    Ass.Wr.Wb. Salam kenal Pak, saya abdil azim, boleh mohon petunjuknya mengenai reaktansi generator (xd”) dengan daya 6368 kW karena pada name plate-nya tidak tertera besar xd”-nya. Terima kasih sebelumnya. Wassalamu

  8. Tan Fitri Andi mengatakan:

    Mas saya mau tanyak tentang pemilihan unit pembangkit yang mengikuti LFC di PLN ?
    dan bagaimana bisnis energi PLN dalam kaitannya dengan pembangkit swasta ? (apakah ada perbedaan harga beli saat unit tersebut berperan dalam base load dan pd saat berperan dalam frekuensi kontrol/LFC)
    Terimakasih Mas

    • Tan Fitri Andi mengatakan:

      Akhirnya seiring dengan Skripsi saya yang sudah selesai, Saya dapat menjawab pertanyaan saya sendiri:
      1. Unit pembangkit yang mengikuti LFC adalah unit dengan Ramping rate yang besar, Speed droop kesil dan dead band yang kecil.
      2. Saat ini masih tidak ada biaya Ancillary services yang diberikan PLN pada pembangkit yang mengikuti LFC. ( kalau mau tau cara perkiraan perhitungannya baca skripsi saya ^_^)

  9. lathif mengatakan:

    Ass.Wr.Wb.
    saya mau bertanya nih sedikit bingung nih pak
    1). rele UFR dengan rele df/dt (ROCOF), apakah berbeda ?? trus letak pemasangan rele ROCOF itu di bagian mananya sistem tenaga ??
    2). mengenai simbol konstanta inersia
    apakah (H) atau (J) apakah bedanya dengan momen inersia mesin, momen inersia generator, momen bagian yang berputar.
    3). dalam load shedding itu bagaimana sih kita menentukan besar beban yang dilepas berdasarkan penurunan frekuensi ??

    mohon maaf kalo banyak nanya
    terima kasih ya pak

  10. yudo alkausar mengatakan:

    mas saya pengen mengetahui perthitungan harga renewable energi di indonesia..?

  11. deny k r mengatakan:

    mas saya mau tanya tentang penentuan rugi-rugi daya pada kawat tanah pada jaringan 500 kv?
    terima kasih

  12. tri agustina mengatakan:

    Assalamualaikum ..

    salam knal , saya juga ank stt pln cuma jur. infor. maaf mau tanya soal beban listrik untuk kperluan TA, kira2 gambar kurva pola beban listrik harian untuk daerah bali aj gmn ya? lebih khusus lagi untuk pola hari kerja. serta rincian perjamnya itu gmn? apakah selalu mirip dengan hari sebelumnya? maaf klow pertanyaan saya terlalu mendasar.soalnya kurang ngrti..

    trimakasih sebelumnya..

    • Muhammad Imaduddin mengatakan:

      Untuk bali cenderung flat, yang menandakan bahwa daerah ini “hidup” 24 jam karena industri pariwisata-nya. Sedikit fluktuatif di jam-jam menjelang petang ketika rumah-rumah mulai menyalakan penerangan. Pertumbuhan konsumsi listrik di Bali termasuk yang tertinggi dibanding daerah-daerah lain. Untuk hari libur, yang paling menarik adalah waktu Nyepi, konsumsi listrik turun drastis.

      bali load curve

  13. m. imadudin kamal mengatakan:

    hebat sekali analisanya… salam kenal mas. kebetulan namanya sama ^_^

  14. turongggo mengatakan:

    salam mister , blog sangat memuaskan mister. Numpang pencerahan bos, kapan kita harus mengguanakan analisa unbalanced load flow daripada balanced load flow pada etap ?

    sala,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s