Imaduddin's Weblog

About Me

 

YM : m_imdym

& Komentar

8 tanggapan so far ↓

  • lukman mujahidin // 22 April 2009 pada 02:32 | Balas

    mas saya bekas orang perak, mau nanya, segala sesuatu tentanng rele diferensial pada trafo, sampai dengan settingnya,
    trus apa bedanya ground fault relay yang di pasang pada feeder dengan yang dipasang pada sisi netral trafo bersama dengan NGR

  • Muhammad Imaduddin // 24 April 2009 pada 04:30 | Balas

    Apa kabar Lukman, sekarang di KP di bagian apa ya?

    Masalah rele diferensial, saya ngga terlalu mudeng. Tapi dari buku yang saya punya, rele ini berfungsi untuk melindungi trafo dari kegagalan didalam trafo itu sendiri (internal fault).

    The differential principle for transformer protection was introduced by connecting an inverse-time overcurrent relay in the paralleled secondaries of the current transformers (CT) [4]. The percentage-differential principle [5], which was immediately applied to transformer protection [4,6,7], provided excellent results in improving the security of differential protection for external faults with CT saturation.

    Jadi permasalahan di rele diferensial, kadang dia mendeteksi selain internal faults. Coba lihat di FTP ftp://192.168.107.14/files/Dokumen%20Lain/EBOOKS/Electric%20Power%20Transformer%20Engineering/9186_C018.pdf

    Mengenai ground fault relay di feeder sama yang di netral trafo, kelihatannya masing2 relay punya fungsi masing2. Salah satu kriteria relay yang baik, relay haruslah selektif. Artinya, misal gangguannya di feeder, maka harusnya yang diisolasi hanya di feeder.

  • muthya // 9 Mei 2009 pada 19:56 | Balas

    mas saya boleh bertanya mengenai model perhitungan biaya pokok penyediaan tenaga listrik, atau punya data mengenai itu serta buku2 referensinya???mohon bantuannya.thnx b4

  • Red // 27 Juli 2009 pada 17:50 | Balas

    Assalamualaikum ..

    Mas saya mau tanya cara menentukan Ukuran Kabel Feeder dari Gardu PLN ke Cubicle Incoming, apakah SSC harus 12,5KA atau dihitung berdasarkan beban trafo terpasang? dan cara menghitung SSC nya sam nggak dgn rumus SSC di TR?

    • Muhammad Imaduddin // 2 Agustus 2009 pada 11:44 | Balas

      waalaikum salam,

      Saya mohon maaf tidak bisa memberikan jawaban, karena tidak tahu bagaimana kondisi sesungguhnya di gardu PLN dan cubicle incoming yang dimaksud. Salah satu Rule of Thumb dalam enjiniring adalah kita tidak boleh memutuskan sesuatu hanya berdasarkan kebiasaan, cek-ricek data aktual adalah hal yang wajib dilakukan.

      Tentang penentuan/sizing kabel, tentu saja kita harus melihat tabel kabel yang ada, disitu biasanya sudah komplet, untuk level tegangan berapa, underground/overhead, untuk beban berapa(MVA Trafo harus selalu > dari MVA Beban), kita tinggal pilih. Sedang SSC(mungkin maksudnya short circuit current / “Isc” ya), disimulasi aja di PowerWorld. Semoga bermanfaat.

  • rullyfajri // 18 November 2009 pada 18:13 | Balas

    Asamualaikum wr wb, salam kenal Mas, Saya rully fajri, mahasiswa elektro arus kuat ITB, mas mohon sharing ilmunya…

Tinggalkan sebuah Komentar